

Menurut Bapak Idris, keturunan Temenggung Berambai yang laki-laki bernama Basurau (putra bungsu Temenggung Berambai). Basurau merupakan adik dari Bapak Idris yang meneruskan kepemimpinan Temenggung Berambai, setelah Temenggung Berambai meninggal. Anak dari Temenggung Berambai bernama Mijah, Mulung, keduanya jadi Temenggung, namun keduanya meninggal dunia. Kemudian putri ketiga dari Temenggung Berambai mempunyai suami bernama Marpuk. Putri keempat dari Temenggung Berambai mempunyai suami yang bernama Mari Tuha (Mari Tuha kemudian dikenal juga sebagai Temenggung), dan putra laki-laki terkecil (bungsu dari Temenggung Berambai yaitu Besurau, yang kemudian melanjutkan kepemimpinan ketemenggungan setelah Temenggung Berambai meninggal dunia.
Diakui juga oleh Bapak Idris, bahwa Temenggung Berambai beserta keluarganya menempati wilayah Sungai Kejasung Besar, Sungai Kejasung Kecil. Sementara adik Temenggung Berambai bernama Temenggung Setenang menempati wilayah Sungai Sungkai dan Sungai Terap. (Wilayah Kejasung Besar, Kejasung Kecil, Sungai dan Sungai Terap sering disebut dengan wilayah hilir). Sementara itu, di daerah tengah (Ulu Air Hitam), wilayah nya ditempati oleh Temenggung Besiring dan untuk wilayah Makekal, ditempati oleh Temenggung Melayar.
Sejarah Idris
Komentar Pengunjung
Untuk menulis komentar, silakan login dulu sebagai tamu.
Daftar Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.