Wagub Sani Tekankan Pemberdayaan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menekankan pentingnya membangun solidaritas sosial tanpa diskriminasi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Perbedaan suku, kelompok, maupun latar belakang sosial tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Nilai persaudaraan harus ditempatkan di atas segala bentuk perbedaan.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah bagaimana kita tidak saling membeda-bedakan. Kita semua adalah saudara, sesama manusia, dan bagian dari NKRI," katanya.
Menurutnya, masyarakat Indonesia yang majemuk membutuhkan komitmen bersama untuk terus merawat harmoni. Ia mengakui, menyatukan perbedaan bukanlah hal mudah. Namun demikian, upaya tersebut harus terus diperjuangkan demi menjaga keutuhan sosial.
Wagub SaniĀ juga menyoroti masih terjadinya konflik sosial di sejumlah wilayah, termasuk gesekan antara masyarakat dan pihak perusahaan. Kondisi tersebut dinilai sebagai pengingat bahwa upaya pencegahan konflik perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih komprehensif.
"Konflik seperti ini tidak boleh terus terulang. Kegiatan seperti workshop ini menjadi salah satu langkah preventif untuk membangun kesadaran bersama," sebutnya.
Melalui sinergi berbagai pihak, pemerintah optimistis program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti Suku Anak Dalam, dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
"Dengan kerja sama dan masukan dari berbagai pihak, kita berharap pemberdayaan ke depan mampu memperkuat solidaritas sosial," tutupnya.
https://www.metrojambi.com/metro/137367017/wagub-sani-tekankan-pemberdayaan-inklusif-tanpa-diskriminasi
Komentar Pengunjung
Untuk menulis komentar, silakan login dulu sebagai tamu.
Daftar Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.